Make your own free website on Tripod.com

Menulusuri jejak Sunnah - Firqotun Najiyah

Surat untuk sahabat
Home | Thibbun An Nabawi | Link | Mengenal Ulama | Artikel Umum | Referensi | Aqidah | Firqah baru | Fiqih | Hadits | Sejarah | Sholat Kita | Informasi

Surat untuk sahabat

 

Mungkin antum bertanya kenapa aku tuliskan seperti ini

Padahal aku tidak suka menanggapi sesuatu masalah dengan serius.

 

Sahabat Sidina Ali bin abi thalib ,berkata:

Bahwa iman seseorang itu laksana air laut,terkadang ia pasang terkadang ia surut.

Sahabat,...

Mungkin itulah yang terjadi pada diriku saat ini ,Mungkin saat ini aku sedang pasang

sehingga aku ingin menyambung tali uhkuwah dengan kalian lebih dekat

aku ingin mengajak saudara-saudaraku  para ikhwah fiddien yang banyak

Tapi mungkin esok atau lusa aku akan kembali seperti sebelumnya.

 

Yach,...............!!! begitulah diriku

Aku masih belum bisa berpegang teguh pada pendirianku secara utuh.

Aku masih diliputi nafsu keduniawian yang terkadang membuatku  terkekang di dalamnya.

Sahabat,...

Ada baiknya jikalah kita merenungi sejenak perjalan kita masing-masing selama ini. ...

Apakah yang kita lakukan selama ini?

Apakah kita telah melakukan sesuatu yang memberi manfaat untuk orang lain..?

Apakah kita telah memberi manfaat untuk Dien kita...?

Apakah malah sebaliknya????

 

Sahabat ,... .....

Sejak lahir kita telah di bai`at sebagai seorang moslem,karena orang tua kita juga moslem.

Al-qur`an dan Hadist menjadi pegangan hidup kita.

Kita baca Al-qur`an di setiap kesempatan

kita sering dengarkan hadist di beberapa media.

Namun terkadang apa yang kita baca dan kita dengar hanyalah membaca dan mendengar saja,...

tanpa ada aplikasi dalam kehidupan kita.! !!

 

Sahabat ,...

Munafikkah kita...?

Masih pantaskah kita mengharap safaat beliau kelak dikemudian hari.

Sedang kadar ibadah kita ,kadar kecintaan kita lebih kecil dari perumpamaan buih lautan.

 

Seorang guru mengatakan,bahwa syafaat ialah ibarat kain untuk menambal baju,dan ibadah kita adalah baju tersebut.

tapi,... apakah ibadah kita bisa berbentuk sebuah baju ataukah hanya secarik kain yang hanya cukup untuk menjadi sebuah lap ,yang berguna untuk membersihkan meja dan lantai,dan tak cukup untuk menutupi aurat kita?

Cukupkah,...?

Cukupkah ibadah kita untuk mengharap syafaat beliau di kemudian hari..??

 

Sahabat....

Kita terlalu diina bobokan oleh mimpi

Mimpi bahwa kita akan berjaya,..

Mimpi bahwa kita akan menguasai andalusia,..

Mimpi bahwa kita menaklukan eropa,...

Padahal sekarang,.....!!! 

Aku.. sedang terjajah..!

Terjajah oleh kebudayaan asing,...

Kebudayaan yang tak bisa mendengarkan adzan di subuh hari

Kebudayaan yang tak menyediakan waktu untuk bertausiyah

Tak ada yang saling mengingatkan dan tak saling menjaga uhkuwah

 

Moga masih ada waktu untuk BERBENAH

Dan MEMPERBAIKI diri,.............

 

Amien..amien..amien..ya robbal alamin..............

 

Jika anda melihat kebenaran didalamnya, maka pujilah Allah tabaraka wata`ala dan jika anda mendapati kebalikanya ,saya  berharap anda berkenan menegur saya,serta berikanlah doŽa kebaikan untuk saya, semoga Allah meluruskan kesalahan saya dan mengampuni keteledoran saya... !!
kritik + saran: loper_kor4n@yahoo.com  Last update ,25 november 2010
Terhitung sejak,16 April 2005 anda pengunjung yang ke: